
Pangkalpinang, 9 Desember 2025 — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) menghadiri Rapat Tindak Lanjut Hasil Kuesioner Kantor Wilayah dalam Rangka Perbaikan dan Peningkatan Layanan Digital Kementerian Hukum yang diadakan pada Selasa, 9 Desember 2025, di Ruang Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Babel. Rapat ini diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, N.A. Trinadini Oscar, bersama dengan Pranata Humas Ahli Muda, Sriyani Agustina, S.E., serta Pranata Komputer Ahli Pertama dari Kanwil Kemenkum Babel.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan tindak lanjut terhadap hasil kuesioner yang dilaksanakan guna memperoleh gambaran menyeluruh tentang kesiapan dan tantangan Kanwil dalam penyelenggaraan layanan digital. Hasil pemaparan yang disampaikan oleh JFT Pranata Komputer, Nafia Rizty Yogayana, menunjukkan adanya beberapa isu utama yang perlu ditangani, antara lain keterbatasan SDM di bidang TI, pengelolaan aplikasi yang masih terpisah-pisah, serta sarana prasarana TI yang masih belum memadai. Selain itu, terdapat juga tantangan dalam implementasi kebijakan SPBE yang belum sepenuhnya berjalan efektif, kualitas jaringan internet yang belum merata, dan keterbatasan bandwidth yang memengaruhi akses layanan digital di wilayah.
Sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut, rekomendasi penguatan disarankan, termasuk peningkatan kompetensi SDM TI, integrasi aplikasi dengan mekanisme login tersentral, peremajaan perangkat TI, penyusunan kebijakan teknis yang sesuai dengan kebutuhan Kanwil, serta optimalisasi jaringan internet. Upaya-upaya ini diharapkan dapat memperkuat transformasi digital Kemenkum, yang sejalan dengan arah pengembangan Indeks Pemerintah Digital (Pemdi) 2026.
Diskusi diakhir rapat juga melibatkan Pranata Humas Ahli Muda, Sriyani Agustina, S.E., dan Pranata Komputer Ahli Pertama, Randhy Pratama, S.Kom., dengan fokus pada pemetaan kebutuhan dan kondisi aktual di bidang SDM TI, infrastruktur, aplikasi, internet, serta kebijakan internal. Kanwil Kemenkum Babel menegaskan bahwa meskipun pengelolaan TI telah berjalan dengan kemampuan yang ada, masih diperlukan penguatan dari sisi kompetensi SDM, ketersediaan perangkat, dan stabilitas jaringan.
Melalui rapat ini, Kanwil Kemenkum Babel menunjukkan komitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan digital demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan transparan, serta mendukung transformasi digital di lingkungan Kemenkum.
Kakanwil Kemenkum Babel, Johan Manurung, menegaskan bahwa transformasi digital di lingkungan Kemenkum Babel menjadi salah satu prioritas utama dalam meningkatkan kualitas layanan publik. “Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi antar unit dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hasil kuesioner ini memberikan gambaran jelas mengenai tantangan yang ada, dan kami akan bekerja keras untuk mengatasi setiap kendala, baik dari segi SDM, infrastruktur, maupun kebijakan teknis,” ujarnya.
KANWIL KEMENKUM BABEL



