
Pangkalpinang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Pengembangan dan Pelembagaan Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB pada Kamis, 23 April 2026, melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, N.A Triandini Oscar.
Kegiatan ini dimulai dengan pemaparan mengenai urgensi inovasi sebagai pengungkit kepuasan publik, di mana inovasi dipandang sebagai kunci untuk meningkatkan pelayanan yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih pasti. Inovasi pelayanan publik didefinisikan sebagai terobosan kreatif yang memberikan manfaat langsung maupun tidak langsung bagi masyarakat, dengan memenuhi kriteria kebaruan, efektivitas, manfaat, kemudahan penyebaran, dan keberlanjutan.
Sesi selanjutnya menjelaskan kewajiban setiap instansi dalam gerakan One Agency One Innovation yang melibatkan tiga tahap utama: penciptaan inovasi, pengembangan melalui replikasi dan scaling up, serta pelembagaan inovasi untuk menjaga keberlanjutan. Dalam hal ini, Pembina Inovasi Pelayanan Publik Instansi (PIPPI) memegang peran sentral untuk mengelola ekosistem inovasi, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi implementasi di unit kerja masing-masing.
Kegiatan ini juga membahas pemanfaatan JIPPNAS (Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Nasional) sebagai media pembelajaran dan knowledge management untuk menciptakan budaya inovasi kolaboratif. PIPPI diharapkan dapat mendampingi instansi dalam proses teknis, memantau data inovasi, serta menyebarluaskan inovasi yang telah terbukti berhasil. Selain itu, Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dijelaskan sebagai mekanisme kurasi untuk menjaring inovasi terbaik yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Secara keseluruhan, sesi ini menekankan pentingnya pelembagaan inovasi dalam instansi melalui penguatan kebijakan, dukungan anggaran, kerja sama lintas sektor, dan penguatan sumber daya manusia. Dengan membangun ekosistem inovasi yang solid, diharapkan setiap instansi dapat terus menghasilkan solusi pelayanan yang melampaui ekspektasi masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa inovasi harus menjadi bagian integral dalam kinerja instansi. “Melalui penguatan kebijakan, dukungan sumber daya, dan kerja sama antarinstansi, kami berharap bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”
Sebagai penutup, diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat lebih memahami pentingnya inovasi dalam pelayanan publik dan dapat menerapkannya dalam tugas sehari-hari di instansi masing-masing. Dengan semangat untuk terus berinovasi, Kemenkum Babel berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik dan sesuai dengan harapan masyarakat.
KANWIL KEMENKUM BABEL


