
Pangkalpinang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung turut berpartisipasi dalam kegiatan Sharing Edukatif dan Ngobrol Inspiratif Pengadaan Barang/Jasa (SENI PBJ) Kementerian Hukum Tahun 2026 Batch 1 yang diselenggarakan pada Selasa, 21 April 2026 di Ruang Rapat Bagian Tata Usaha dan Umum. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai narasumber dan peserta dari berbagai unit, dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai mekanisme pengadaan barang/jasa pemerintah, khususnya yang terkait dengan E-Purchasing.
Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Itun Wardatul Hamro, Kepala Biro Barang Milik Negara Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum Republik Indonesia, yang menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi peserta dalam pengisian kuisioner SENI PBJ tahun lalu. Beliau juga menekankan pentingnya strategi yang tepat dalam pelaksanaan E-Purchasing sebagai bagian dari transformasi digital pengadaan. Selain itu, beliau juga mengingatkan bahwa partisipasi aktif dalam mengisi kuisioner di akhir kegiatan sangat diharapkan untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program ini.
Sesi selanjutnya dipimpin oleh Hestu Purwestri Kusumaningtyas, Kepala Bagian PBJ dan TU Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum Republik Indonesia, yang memaparkan hasil realisasi pengadaan tahun anggaran 2026 per 15 April 2026. E-Purchasing menjadi metode yang paling banyak digunakan, dengan total 1.349 transaksi senilai Rp 874.001.474.373. Beliau juga menggarisbawahi beberapa arah penguatan E-Purchasing, termasuk kesiapan SDM dan penguatan sistem integrasi data antara berbagai platform untuk memastikan keefektifan dan efisiensi pengadaan.
Dalam sesi berikutnya, narasumber dari LKPP RI, Agus Arif Rakhman, memberikan paparan tentang strategi penentuan metode pemilihan pada E-Purchasing. Materi ini menggarisbawahi pentingnya pemilihan metode yang tepat antara negosiasi dan mini kompetisi, serta bagaimana mengimplementasikannya dengan benar untuk menjamin pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang transparan dan akuntabel.
Paparan dilanjutkan dengan Anggara Rawijayadi, Pengelola Pengadaan Ahli Madya, yang berbagi best practice penerapan Mini Kompetisi pada Paket Pekerjaan Strategis di lingkungan Kementerian Hukum. Pembahasan ini memberikan wawasan praktis bagi peserta dalam mengelola pengadaan yang melibatkan paket pekerjaan besar, serta pentingnya koordinasi dan pengawasan dalam pelaksanaannya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung , Johan Manurung, menyampaikan bahwa "Kegiatan ini sangat penting bagi penguatan kapasitas SDM pengelola pengadaan di lingkungan Kementerian Hukum. "Dengan adanya penguatan kapasitas melalui program seperti SENI PBJ, kita dapat meningkatkan kualitas pengadaan barang/jasa pemerintah yang lebih efisien, akuntabel, dan transparan."
Sebagai penutup, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan terima kasih atas perhatian dan partisipasi semua pihak dalam kegiatan ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar dalam penguatan implementasi E-Purchasing serta peningkatan kualitas pengadaan barang/jasa di Kementerian Hukum Republik Indonesia.
KANWIL KEMENKUM BABEL


