
Pangkalpinang – Kanwil Kemenkum Babel turut menghadiri kegiatan Festival Kampung Bintang dalam rangka memperingati perayaan Ceng Beng yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang pada Sabtu (04/04/2026) di Kampung Bintang, Kota Pangkalpinang. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum diwakili oleh Analis Kekayaan Intelektual Ahli Muda, Marsal Saputra.
Kehadiran Kanwil Kemenkum Babel dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan tradisi masyarakat Tionghoa sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional serta wujud komitmen pemerintah dalam menjaga keberagaman yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Festival Kampung Bintang juga menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai toleransi, harmonisasi sosial, serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat multikultural, khususnya di Kota Pangkalpinang.
Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Tradisi, Merajut Kebersamaan” tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Anggota DPR RI Rudianto Tjen, Wakapolda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol. Murry Mirraanda, Walikota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Walikota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, serta jajaran Forkopimda Provinsi dan Kota Pangkalpinang.
Walikota Pangkalpinang, Saparudin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan Ceng Beng tidak hanya dimaknai sebagai tradisi ziarah kubur, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi kreatif dan wisata budaya. Festival Kampung Bintang dinilai mampu menjadi sarana strategis dalam mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mengintegrasikan sektor budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyampaikan bahwa penyelenggaraan Festival Kampung Bintang menjadi langkah nyata dalam menjaga dan melestarikan tradisi sekaligus memperkuat tali persaudaraan antar masyarakat dari berbagai latar belakang. Menurutnya, festival ini menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan budaya, pariwisata, serta ekonomi kreatif sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkenalkan kearifan lokal Bangka Belitung secara lebih luas.
Festival Kampung Bintang turut menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, antara lain perlombaan barongsai, drama musikal, fashion show, hiburan musik, serta bazar UMKM halal yang melibatkan pelaku usaha lokal. Ragam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan ruang promosi bagi produk-produk UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.
Partisipasi Kanwil Kemenkum Babel dalam kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat identitas budaya lokal, serta mendorong pengembangan potensi ekonomi kreatif berbasis budaya.
Kakanwil Kemenkum Babel, Johan Manurung menyampaikan bahwa keikutsertaan Kanwil Kemenkum Babel dalam Festival Kampung Bintang merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sebagai kekayaan intelektual komunal yang memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas bangsa serta meningkatkan potensi ekonomi kreatif daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha sangat penting dalam menjaga keberlanjutan budaya sekaligus mendorong pemanfaatannya secara produktif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelestarian budaya, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
KANWIL KEMENKUM BABEL




