
Pangkalpinang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menghadiri kegiatan Rapat Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-20 dan Pengukuhan Guru Besar Universitas Bangka Belitung (UBB) pada Senin (13/04/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Balai Utama De Universitaria Kampus Terpadu UBB mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Kehadiran Kanwil Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung diwakili oleh JFT Perancang Peraturan Perundang-undangan, Muhamad Iqbal. Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, perwakilan instansi vertikal/perangkat daerah, akademisi, serta organisasi kemasyarakatan.
Rapat Terbuka Senat dibuka oleh Ketua Senat, Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., menyampaikan bahwa selama dua dekade berdiri, UBB telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dan menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang diminati. Dengan mengusung motto “Unggul Membangun Peradaban”, UBB saat ini memiliki sekitar 10.000 mahasiswa yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia.
Lebih lanjut, Rektor UBB juga menyampaikan rencana pengembangan universitas, termasuk penambahan program studi serta rencana pendirian kampus perwakilan di Kabupaten Belitung sebagai upaya mendukung pemerataan akses pendidikan di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan pula pengukuhan tiga Guru Besar, yaitu Prof. Dr. Derita Prapti Rahayu, S.H., M.H., Prof. Reniati, S.E., M.Si., dan Prof. Dr. Revi Valeriani, S.E., M.Si. Acara dilanjutkan dengan penyampaian pidato ilmiah oleh masing-masing Guru Besar sesuai dengan bidang keilmuannya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, melalui Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Feri Pontoh, yang diwakili oleh JFT Perancang Peraturan Perundang-undangan, Muhamad Iqbal, menyampaikan bahwa kehadiran Kanwil Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung "Dalam kegiatan Dies Natalis ke-20 dan Pengukuhan Guru Besar Universitas Bangka Belitung merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan kualitas pendidikan tinggi di daerah sebagai salah satu pilar penting pembangunan nasional. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta pemahaman hukum yang baik."
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 20 tahun Universitas Bangka Belitung dalam berkontribusi pada pembangunan pendidikan.
KANWIL KEMENKUM BABEL


