
Pangkalpinang – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, beserta jajaran mengikuti kegiatan Kajian Harian Bulan Ramadhan yang diselenggarakan di Masjid Al Ikhwan Kanwil Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu (25/02/2026) pukul 12.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian pegawai selama bulan suci Ramadhan.
Kajian tersebut diikuti oleh seluruh jamaah Masjid Al Ikhwan yang terdiri dari pegawai Kanwil Kemenkum, KemenHAM, serta Ditjen Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung. Kehadiran pimpinan dan seluruh jajaran menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai fondasi dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pembinaan keagamaan sekaligus memperkuat integritas dan karakter aparatur selama bulan Ramadhan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana refleksi diri agar setiap pegawai mampu meningkatkan kualitas pribadi maupun profesionalisme kerja.
Materi kajian disampaikan oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dengan saling mengingatkan dalam kebaikan serta menjauhi perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama.
Beliau juga menegaskan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara, setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal, profesional, dan sepenuh hati. Nilai pengabdian dan keikhlasan dalam bekerja harus tetap terjaga, terlebih di bulan suci yang penuh keberkahan ini.
Disampaikan pula bahwa Ramadhan dapat dimaknai sebagai “bulan pendidikan dan pelatihan” bagi umat Islam, di mana setiap individu dituntut untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari sebelumnya. Peningkatan kualitas iman dan takwa diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kinerja.
Selain itu, seluruh pegawai diajak untuk senantiasa menjaga karakter, etos kerja, serta loyalitas terhadap instansi. Spirit Ramadhan harus tercermin dalam kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen terhadap pelayanan publik yang berkualitas.
Nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, dan kepedulian sosial yang diasah selama Ramadhan diharapkan tidak berhenti sebagai rutinitas musiman, melainkan menjadi budaya kerja yang melekat dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas kedinasan.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh pegawai diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa dan melaksanakan tugas sebagai aparatur negara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pembinaan spiritual yang konsisten dapat membentuk aparatur yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga kokoh secara moral dan berintegritas tinggi dalam mengemban amanah pelayanan kepada masyarakat.
KANWIL KEMENKUM BABEL



